Peristiwa
Beranda » News » Malam Taptu 2026: Forkopimda Soppeng Kompak Sambut HUT ke-81 RI

Malam Taptu 2026: Forkopimda Soppeng Kompak Sambut HUT ke-81 RI

Katalisnews.com – Watansoppeng – Ribuan peserta mengikuti Malam Penetapan Waktu (Taptu) di Kabupaten Soppeng, Minggu (16/8/2026) malam. Tradisi ini digelar sehari menjelang peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Peserta Taptu berasal dari berbagai unsur masyarakat. Barisan ini melibatkan seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) lingkup Pemkab Soppeng, instansi vertikal, TNI, Polri, dan Kejaksaan Negeri Soppeng. Organisasi perempuan, kantor kecamatan, desa dan kelurahan turut ambil bagian.

Tak hanya itu Sekolah, BUMN dan BUMD, perguruan tinggi, hingga organisasi masyarakat dan komunitas di Watansoppeng juga memeriahkan barisan.

Wakil Bupati Soppeng Ir. Selle KS Dalle bertindak sebagai inspektur upacara dalam pelepasan Taptu. Sementara Bupati Soppeng H. Suwardi Haseng hadir di panggung kehormatan bersama jajaran Forkopimda diantaranya, Ketua DPRD Soppeng H. Andi Muhammad Farid, Kapolres Soppeng AKBP Hari Budiyano, Dandim 1423/Soppeng Letkol Inf Eko Yulianto, Kajari Soppeng Sulta Donna Sitohang, dan Ketua PN Watansoppeng, Nur Kautsar Hasan.

PMI Soppeng Kumpulkan 74 Kantong Darah di Hari Lahir Kejaksaan

Kehadiran lintas unsur ini mencerminkan sinergi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan lembaga peradilan menjelang perayaan kemerdekaan.

Obor Dinyalakan, Ribuan Peserta Berpawai

Puncak upacara ditandai dengan penyalaan obor perwakilan peserta Taptu oleh Wakil Bupati Soppeng. Selanjutnya Bupati Soppeng melepas ribuan peserta untuk mengikuti pawai, didampingi Ketua DPRD Soppeng dan jajaran Forkopimda.

Peserta lebih dulu berkumpul di Lapangan Gasis Watansoppeng sebelum pawai dimulai dari Anjungan I Mangkawani. Dari titik start, rombongan bergerak melintasi Jalan Kemakmuran, Jalan Sunu, Jalan Samudra, dan Jalan Kesatria, sebelum pawai berakhir di Bundaran Lamumpatue.

Mengenang Almarhum Sudirman H.N: Jejak Panjang Dari Aktivis, Jurnalis Hingga Akademisi

Tradisi Berakar dari Kemiliteran

Taptu merupakan tradisi yang berakar dari lingkungan kemiliteran. Tradisi ini berkembang menjadi bagian dari rangkaian peringatan hari-hari nasional di Indonesia, termasuk malam menjelang 17 Agustus.

Ciri khas Taptu terletak pada pawai malam hari dengan membawa obor menyala. Cahaya obor melambangkan penghormatan kepada para pejuang sekaligus pengingat perjuangan panjang bangsa menuju kemerdekaan.

Wakil Bupati Selle KS Dalle menyampaikan bahwa Taptu memiliki makna penting bagi masyarakat Soppeng menjelang perayaan kemerdekaan.

Dari Lari Karung hingga Aspirasi Warga, HUT ke-25 Demokrat di Soppeng Jadi Pesta Kebersamaan Rakyat

“Taptu ini bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi momentum bagi kita semua untuk mengenang perjuangan para pahlawan dan menanamkan semangat itu kepada generasi muda,” ujar Selle KS Dalle.

Ajang Kebersamaan Warga Soppeng

Bagi masyarakat, Malam Taptu menjadi kesempatan menyambut 17 Agustus secara bersama-sama. Barisan peserta dari berbagai unsur berjalan dalam satu iring-iringan, membawa obor yang menerangi jalan-jalan kota.

Di Soppeng, ribuan peserta dari unsur pemerintahan, TNI-Polri, pelajar, organisasi masyarakat, perguruan tinggi, dan komunitas berjalan bersama dalam satu barisan pada malam ini. Interaksi lintas elemen tersebut memperkuat rasa kebersamaan menjelang momentum kemerdekaan.

Pawai obor ini sekaligus menandai bahwa keesokan hari, 17 Agustus 2026, Indonesia genap memperingati 81 tahun kemerdekaannya. Rangkaian peringatan HUT RI di Kabupaten Soppeng akan berlanjut dengan upacara pengibaran bendera pada 17 Agustus 2026 mendatang.

Redaksi

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement