Katalisnews.com – Soppeng – Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25 Partai Demokrat di Kabupaten Soppeng tidak hanya dikemas sebagai seremoni politik. Selama dua hari, Sabtu-Minggu, 22-23 Agustus 2026, Lapangan Sepak Bola Amessangeng, Desa Goarie, Kecamatan Marioriwawo, berubah menjadi ruang kebersamaan warga melalui berbagai permainan rakyat, aktivitas sosial, hingga penyerapan aspirasi masyarakat.
Kegiatan yang diinisiasi Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan dari Fraksi Demokrat, Anarchie Arus Bakti, S.Psi, tersebut mengusung semangat Lomba Rakyat 2026, sebuah inisiatif yang dirancang untuk mempererat hubungan antarwarga melalui Fun Game dan kegiatan yang dapat diikuti berbagai kalangan.
Beragam lomba disiapkan, mulai dari senam zumba, lari karung, estafet sarung, goyang balon, memindahkan bola pingpong ke dalam gelas, hingga lomba pungut sampah.

Ragam kegiatan itu tidak sekadar menghadirkan hiburan, tetapi juga membangun semangat sportivitas, gotong royong, kebersamaan, dan kepedulian terhadap lingkungan.
Menurut Anarchie Arus Bakti, peringatan HUT ke-25 Partai Demokrat menjadi momentum untuk memperkuat kedekatan dengan masyarakat melalui kegiatan yang sederhana, menyenangkan, namun memiliki nilai sosial.
“Kami ingin perayaan ini benar-benar dirasakan masyarakat. Politik tidak harus selalu dibicarakan dalam ruang formal. Melalui kegiatan seperti ini, kita bisa bertemu, berinteraksi, bergembira bersama, sekaligus mendengar langsung apa yang menjadi harapan dan persoalan warga,” ujar Bakti.
Ia menilai kebersamaan merupakan modal penting dalam membangun daerah. Karena itu, kegiatan berbasis partisipasi masyarakat perlu terus didorong agar ruang publik tidak hanya menjadi tempat berkumpul, tetapi juga menjadi ruang tumbuhnya kepedulian sosial.

Selain Lomba Rakyat 2026, kegiatan tersebut juga menghadirkan Program Aspirasi Kemerdekaan. Program ini menjadi wadah bagi masyarakat untuk menyampaikan keluhan, masukan, dan persoalan sosial secara langsung kepada pengurus Partai Demokrat.
Bakti mengatakan, aspirasi yang disampaikan masyarakat akan menjadi bahan penting untuk diperjuangkan sesuai dengan kewenangan dan jalur kebijakan yang tersedia.
“Bagi kami, aspirasi masyarakat bukan sekadar catatan yang dikumpulkan saat kegiatan berlangsung. Aspirasi adalah amanah yang harus didengar dan diperjuangkan. Tidak semua persoalan mungkin dapat diselesaikan secara instan, tetapi tugas kami adalah membuka ruang komunikasi dan mengawal setiap persoalan agar mendapat perhatian,” tegasnya.
Menurutnya, semangat kemerdekaan seharusnya juga tercermin dalam keberanian masyarakat untuk menyampaikan suara dan terlibat dalam pembangunan. Karena itu, partisipasi warga perlu terus diperkuat agar kebijakan yang lahir semakin dekat dengan kebutuhan masyarakat.

Perayaan HUT ke-25 Partai Demokrat di Desa Goarie pun menjadi lebih dari sekadar pesta ulang tahun organisasi. Tawa dalam lomba, semangat para peserta, hingga aspirasi yang disampaikan warga menjadi gambaran bahwa kebersamaan dapat menjadi jembatan antara masyarakat dan para wakilnya.
Melalui kegiatan Teman Berbakti dan Program Aspirasi Kemerdekaan, peringatan HUT Demokrat di Soppeng membawa pesan bahwa pelayanan kepada masyarakat dapat dimulai dari hal-hal sederhana: hadir, mendengar, bergerak, dan tumbuh bersama.
Di usia ke-25 tahun, Partai Demokrat diharapkan terus menjadikan kebersamaan dan kedekatan dengan rakyat sebagai energi untuk menghadirkan kerja-kerja yang lebih nyata bagi masyarakat.
Redaksi



Komentar