Palu – Pihak SMK Muhammadiyah 1 Palu bergerak cepat mengambil langkah tegas terkait beredarnya video penyerangan antarsekolah dan foto provokatif yang sempat viral di media sosial. Konten tersebut menyoroti dugaan konflik antara pihak SMK Muhammadiyah 1 Palu dan SMK Negeri 2 Palu (SMEA).
Guna meredam situasi, Kepala Sekolah bersama Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Guru Bimbingan Konseling (BK), dan jajaran pendidik langsung melakukan penjaringan terhadap sejumlah siswa yang diduga terlibat.
Sebagai wujud kooperatif, pihak sekolah kemudian menyerahkan para siswa tersebut kepada aparat kepolisian. Langkah ini diambil untuk mempermudah proses klarifikasi dan pendalaman informasi secara profesional.
Berdasarkan hasil penyelidikan bersama antara pihak sekolah dan kepolisian, terungkap bahwa keterlibatan para siswa dalam konten viral tersebut semata-mata dipicu oleh provokasi pihak luar. Oknum tidak bertanggung jawab tersebut sengaja memanfaatkan situasi untuk memperkeruh hubungan antarsekolah.
Penanganan yang responsif dan kolaboratif ini diharapkan dapat meluruskan kesalahpahaman di tengah masyarakat. Kasus tersebut akhirnya diselesaikan secara kondusif dan diakhiri dengan aksi damai guna menjaga hubungan baik serta keamanan di lingkungan pendidikan Kota Palu.



Komentar