Katalisnews.com – Soppeng – Hampir seribu warga memadati peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Mesjid Nurul Huda, Desa Soga, Kabupaten Soppeng, Sabtu, 19 September 2026. Wakil Bupati Soppeng, Ir. Selle KS Dalle, memanfaatkan momen itu untuk mengajak warga meneladani akhlak Rasulullah SAW dan berdoa agar hujan segera turun di tengah kemarau yang berkepanjangan.
Peringatan Maulid Nabi kali ini bertema “Menebar Empati, Merawat Silaturahmi” dimana mempertemukan warga, tokoh masyarakat, dan pemerintah daerah dalam satu agenda keagamaan. Warga terus berdatangan hingga lokasi acara penuh.

Meneladani Akhlak Rasulullah
Dari atas mimbar, Selle mengajak warga menjadikan Maulid Nabi sebagai pengingat untuk meneladani akhlak Rasulullah SAW. Ia menekankan tiga hal: empati, persaudaraan, dan silaturahmi dalam kehidupan bermasyarakat.
Doa di Tengah Kemarau
Pesan itu muncul ketika masyarakat Soppeng tengah menghadapi musim kemarau berkepanjangan. Bagi warga, kemarau bukan sekadar soal cuaca. Ketersediaan air menentukan kebutuhan sehari-hari sekaligus aktivitas pertanian.
Karena itu, Selle mengajak masyarakat tetap berikhtiar dan berdoa.
“Kita tetap harus berikhtiar dan berdoa. Semoga di tengah musim kemarau ini, hujan segera turun dan membawa keberkahan bagi kita semua,” ujarnya.
Penceramah dari Sidrap
Panitia menghadirkan H. Lukman Hasyim, S.Pd.I., MA, Pimpinan PPTQ Al Hasyimiyah Kabupaten Sidrap, sebagai penceramah. Selain itu, Kepala Desa Soga, anggota DPRD, dan tokoh masyarakat ikut hadir.
Warga Desa Soga menyambut kehadiran Wakil Bupati dengan semangat tinggi. Suasana pertemuan berlangsung akrab dan informal, sehingga pemerintah dan masyarakat bisa bertatap muka langsung.
Salah seorang warga, Suhardi (55) sempat berseloroh bahwa pak Wabup tidak sekedar menghadiri Maulid di Soga, ia datang melepas rindu sama keluarganya.
“Hampir semua warga Soga dan desa-desa sekitar adalah keluarganya. Kedatangan pak Wabup sesungguhnya karena rindu, momen Maulid ini menjadi pertemuan pelepas rindu” ujar Suhardi sambil tersenyum.

Lebih dari Agenda Tahunan
Bagi warga Soga, Maulid kali ini tidak berhenti sebagai agenda tahunan. Pesan tentang empati dan silaturahmi bertemu dengan persoalan yang sedang mereka hadapi: kemarau dan harapan akan turunnya hujan. Di sana, silaturahmi tidak hanya menjadi tema. Ia hidup lewat perjumpaan, percakapan, dan kehadiran pemerintah di tengah warga.
Redaksi



Komentar