125 Tahun Pegadaian: Dari Gadai ke Emas, Sebuah Warisan yang Terus Bersinar
Di tengah perayaan milad ke-125, Direksi PT. Lamataesso Mattappaa Perseroda Soppeng ikut menyuarakan apresiasi — dan mengakui banyak yang masih bisa dipelajari dari perusahaan negara berusia lebih dari seabad ini.
Rabu, 1 April 2026
PT Pegadaian Cabang Soppeng menyambut Milad ke-125 dengan penuh rasa syukur. Mengusung tema “MengEMASkan Indonesia”, perusahaan pelat merah ini memperbarui janjinya untuk hadir lebih dekat, lebih kuat, dan lebih relevan di tengah masyarakat — seiring agenda besar bangsa menuju Indonesia Emas 2045.
Kepala Cabang Pegadaian Soppeng, Baso Sutrisno menyampaikan bahwa perjalanan panjang 125 tahun bukan sekadar angka, melainkan bukti nyata kepercayaan masyarakat yang terus dijaga dari generasi ke generasi. Pegadaian kini bukan hanya tempat menggadaikan barang berharga, tetapi telah bertransformasi menjadi solusi finansial inklusif — termasuk menjadi pionir layanan tabungan emas yang kini diminati jutaan nasabah di seluruh Indonesia.
“Alhamdulillah Pegadaian sudah berumur 125 tahun. Kita sangat bersyukur bisa menjadi ladang manfaat bagi masyarakat banyak.”
Ucapan selamat juga datang dari Direktur Utama PT. Lamataesso Mattappaa Perseroda Kabupaten Soppeng, Musdar Asman. Dalam keterangannya, Musdar menekankan bahwa usia lebih dari satu abad adalah cermin kematangan sebuah institusi — sesuatu yang menjadi pelajaran berharga bagi perusahaan daerah yang masih terus bertumbuh.
“Usia yang lebih dari seabad merupakan pengalaman panjang dan kematangan sebuah perusahaan BUMN. Sebagai Perseroan Daerah, kami perlu banyak belajar ke PT. Pegadaian sambil terus membangun sinergitas untuk mencapai kemajuan bersama.”
Memasuki tahun 2026, momentum ulang tahun ke-125 ini dimaknai sebagai titik penguatan peran Pegadaian dalam mendorong kesejahteraan masyarakat lapis bawah, sekaligus menjadi mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045. (Redaksi)
