Trending News
Beranda » News » Bupati Soppeng Salurkan Bantuan Benih Padi dan Jagung ke 221 Kelompok Tani

Bupati Soppeng Salurkan Bantuan Benih Padi dan Jagung ke 221 Kelompok Tani

Katalisnews.com – Soppeng – Ratusan petani di Kabupaten Soppeng kini memiliki modal baru untuk mengolah sawah dan ladang mereka. Senin ini (11/5/2026), Pemerintah Kabupaten Soppeng resmi menyalurkan bantuan benih padi dan jagung kepada 221 kelompok tani, sebuah program yang didanai langsung dari APBN Kementerian Pertanian RI dan dirancang untuk menopang swasembada pangan nasional dari akar rumput.

Penyerahan bantuan berlangsung dalam Pertemuan Sosialisasi yang digelar Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, Perkebunan dan Ketahanan Pangan Kabupaten Soppeng di Aula Gabungan Dinas Pemkab Soppeng. Ratusan peserta hadir: mulai dari perwakilan kelompok tani, penyuluh pertanian lapangan (PPL), koordinator BPP, hingga pengawas benih tanaman.

Dari 221 kelompok tani penerima, sebanyak 95 kelompok tani mendapat bantuan benih padi, sementara 126 kelompok tani lainnya menerima benih jagung. Bantuan benih padi diperuntukkan bagi lahan seluas 5.716 hektare dengan total volume 142.900 kilogram, menggunakan varietas unggul Inpari 32, Mekongga, dan Padjajaran.

Adapun benih jagung dialokasikan untuk lahan seluas 7.080 hektare dengan jumlah benih mencapai 106.200 kilogram varietas NK 306 varietas yang dikenal adaptif terhadap kondisi lahan di Sulawesi Selatan.

Di hadapan para peserta, Bupati Soppeng Suwardi Haseng menyampaikan pesan yang tegas dan langsung. Ia meminta agar setiap benih didistribusikan sesuai daftar calon penerima dan calon lokasi (CPCL) yang sudah ditetapkan tidak lebih, tidak kurang, dan tidak boleh berbelok ke tangan yang salah.

Soppeng dan Makassar Jadi Dua Daerah Pertama Raih WTP di Sulsel

Suwardi juga mengingatkan bahwa penyalahgunaan bantuan bukan sekadar pelanggaran administratif. Ada konsekuensi hukum yang menanti, sekaligus risiko yang lebih dalam: tercorengnya nama baik Kabupaten Soppeng di hadapan pemerintah pusat, khususnya Kementerian Pertanian.

Di luar soal pengawasan, Bupati Suwardi juga menekankan dimensi strategis dari program ini. Penggunaan benih unggul bukan hanya soal hasil panen musim ini. Ini adalah investasi jangka panjang bagi keberlangsungan sektor pertanian Soppeng dan kontribusi nyata terhadap target swasembada pangan nasional yang tengah dikejar pemerintah pusat.

“Benih unggul berpotensi meningkatkan hasil pertanian dan menjadi bagian penting dalam menjaga keberlanjutan sektor pertanian kita,” ujar Suwardi.

Pernyataan itu bukan sekadar retorika — varietas yang dipilih, yakni Inpari 32, Mekongga, dan Padjajaran untuk padi, serta NK 306 untuk jagung, termasuk varietas yang telah terbukti produktif di berbagai daerah pertanian Indonesia.

Selain seremoni penyerahan, kegiatan ini juga dirangkai dengan sosialisasi teknis pelaksanaan program — memastikan para petani dan penyuluh tidak hanya menerima benih, tetapi juga memahami cara terbaik menggunakannya. 

Soppeng Perkuat Mutu Layanan Kesehatan, Wabup Selle Pimpin Pertemuan Forum Kemitraan Layanan Kesehatan

Penulis: Rehan

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement