Ekonomi Perbankan
Beranda » News » Percepat Digitalisasi Transaksi Keuangan Daerah, Pemkab Soppeng Launching QRIS Retribusi Parkir dan Layanan Kebersihan

Percepat Digitalisasi Transaksi Keuangan Daerah, Pemkab Soppeng Launching QRIS Retribusi Parkir dan Layanan Kebersihan

Katalisnews.com – Soppeng – Pemerintah Kabupaten Soppeng resmi meluncurkan QRIS untuk retribusi parkir dan retribusi layanan kebersihan pada Kamis (2/7/2026). Peluncuran ini berlangsung dalam High Level Meeting (HLM) Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Kabupaten Soppeng di Aula Gabungan Dinas, Jalan Salotungo, Kelurahan Lalabata Rilau, Kecamatan Lalabata.

Selain peluncuran QRIS, kegiatan ini juga menghadirkan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) Agen Laku Pandai antara Bank Sulselbar dan PT. Lamataesso Mattappaa, serta penyerahan kotak amal donasi berbasis QRIS.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Soppeng, Drs. H. Dipa, M.Si., menyampaikan laporan penyelenggaraan HLM TP2DD sebagai pembuka rangkaian acara dilanjutkan Wakil Bupati Soppeng, Ir. Selle KS Dalle memberikan sambutan sekaligus membuka acara secara resmi.

Kepala BPKPD, Drs. H. Dipa, M.Si., memandu sesi materi dengan narasumber Deputi Kepala Perwakilan BI Sulsel, Bayu Martanto dan Pimpinan Divisi Digitalisasi dan Pelayanan Bank Sulselbar, Andriany di acara High Level Meeeting Kabupaten Soppeng

Dua narasumber utama mengisi sesi materi pada pertemuan tersebut. Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan, Bayu Martanto, memaparkan Perkembangan ETPD Kabupaten Soppeng sementara Pemimpin Divisi Digitalisasi dan Pelayanan Bank Sulselbar, Andriany menyampaikan materi terkait Peran Bank Sulselbar Sebagai RKUD Dalam Mendukung Implementasi Digitalisasi Pemerintah Kabupaten Soppeng.

Acara ini turut dihadiri Kepala Bank Sulselbar Cabang Soppeng, Plt. Direktur Utama PT. Lamataesso Mattappaa (Perseroda) Kabupaten Soppeng, para Asisten lingkup Sekretariat Daerah, kepala SKPD lingkup Pemerintah Daerah Kabupaten Soppeng, para camat se-Kabupaten Soppeng, serta pejabat eselon III dan IV pengelola pendapatan daerah.

Pemrov Sulsel Menetapkan kawasan LP2B Seluas 660.638 Hektare, Terluas Di Sulawesi

Apresiasi untuk Bank Indonesia dan Bank Sulselbar

Dalam sambutannya, Wabup Selle KS Dalle menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Bank Indonesia dan Bank Sulselbar yang senantiasa mendampingi Pemkab Soppeng. Ia menegaskan dukungan teknis kedua lembaga tersebut mendorong percepatan digitalisasi transaksi keuangan daerah.

Wabup Soppeng, Ir. Selle KS Dalle, Deputi Kepala Perwakilan BI Prov. Sulsel, Bayu Margono, Pimpinan Divisi Digitalisasi dan Pelayanan Bank Sulselbar foto bersama usai Penandatanganan Perjanjian Kerjasama antara Pimpinan Bank Sulselbar Cabang Soppeng, Andi Yusri Nur Alam dan Plt. Direktur Utama PT. Lamataesso Mattappaa (Perseroda) Kabupaten Soppeng, Musdar Asman

Wabup Selle juga menyampaikan ucapan selamat kepada Bank Indonesia yang merayakan hari ulang tahun ke-73. Ia berharap BI terus menjadi bank sentral yang independen, profesional, inovatif, dan terpercaya.

“Menjaga stabilitas nilai rupiah, memperkuat ketahanan ekonomi nasional, serta mengakselerasi transformasi sistem pembayaran digital di Indonesia menjadi harapan besar kami kepada Bank Indonesia,” ujar Selle KS Dalle.

Realisasi Pajak Non Tunai Capai 85,53 Persen

Wabup Soppeng Hadiri Wisuda Hafizh II PPTQ Al-Imam Hafsh, Dua Santri Tuntaskan Hafalan 30 Juz

Kepala BPKPD Soppeng, Dipa, melaporkan capaian realisasi penerimaan pajak daerah secara non tunai sejak Januari hingga Juli 2026. Total realisasi penerimaan pajak daerah non tunai mencapai 85,53 persen dari keseluruhan penerimaan pajak daerah.

Sementara itu, realisasi retribusi daerah melalui kanal non tunai baru mencapai 30,8 persen. Angka ini menunjukkan masih terdapat ruang perbaikan pada sisi penerimaan retribusi dibanding pajak daerah.

Wabup Selle mengakui masih ada sejumlah Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang belum sepenuhnya menerapkan QRIS atau kanal digital lainnya dalam penerimaan retribusi. Kondisi ini menjadi catatan evaluasi bagi Pemkab Soppeng ke depan.

“Ini pekerjaan rumah kami untuk terus melakukan edukasi dan sosialisasi kepada wajib pajak dan wajib retribusi,” tegas Selle KS Dalle.

PT Lamataesso Mattappaa Gandeng Bank Sulselbar Luncurkan Layanan Agen Laku Pandai di Soppeng

Dorong Perluasan Kanal Digital di Seluruh SKPD

Peluncuran QRIS retribusi parkir dan layanan kebersihan diharapkan mempercepat transformasi digital pengelolaan keuangan daerah Kabupaten Soppeng. Langkah ini sejalan dengan target nasional perluasan transaksi non tunai di sektor pemerintahan daerah.

Penandatanganan PKS Agen Laku Pandai antara Bank Sulselbar dan PT. Lamataesso Mattappaa turut memperluas akses layanan keuangan digital bagi masyarakat Soppeng. Kerja sama ini diharapkan mempermudah masyarakat mengakses layanan perbankan hingga ke tingkat kecamatan termasuk untuk sektor Pariwisata.

Kehadiran para camat se-Kabupaten Soppeng dalam HLM TP2DD ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah melibatkan seluruh tingkatan wilayah dalam program digitalisasi. Sosialisasi dan edukasi kepada wajib pajak serta wajib retribusi menjadi agenda lanjutan yang akan terus digencarkan Pemkab Soppeng.

Redaksi

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement