Nasional
Beranda » News » Unhas Gandeng Ponpes Darul Istiqamah Maros Luncurkan ‘Green Pesantren Initiative’

Unhas Gandeng Ponpes Darul Istiqamah Maros Luncurkan ‘Green Pesantren Initiative’

Unhas Gandeng Ponpes Darul Istiqamah Maros Luncurkan 'Green Pesantren Initiative' -Foto: Ist

Katalisnews.com, MarosUniversitas Hasanuddin (Unhas) menggandeng Pondok Pesantren Darul Istiqamah Maccopa, Kabupaten Maros, meluncurkan program berbasis lingkungan bertajuk Green Pesantren Initiative. Sebagai langkah awal, tim pengabdian masyarakat Unhas menggelar pelatihan teknis revitalisasi Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS 3R) di kawasan pesantren tersebut pada Minggu (12/7/2026).

Program strategis yang didanai oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) ini bertujuan untuk membangun ekosistem pendidikan Islam yang ramah lingkungan, mandiri, dan berkelanjutan.

Ketua Tim Pengabdian Masyarakat Unhas, Muh. Fajaruddin Natsir, SKM., M.Kes., menyatakan bahwa intervensi utama program ini difokuskan pada penguatan kapasitas operasional dan manajemen pengelola TPS 3R Istiqamah melalui transfer teknologi dan penyusunan Standar Operasional Prosedur (SOP) kerja yang jelas.

“Kami ingin memastikan bahwa setelah pelatihan ini selesai, operasional TPS 3R di Darul Istiqamah dapat kembali berfungsi secara rutin, berkelanjutan, dan kinerjanya dapat terukur dengan baik setiap bulannya,” ujar Fajaruddin, Minggu (12/7/2026).

Komisi II DPR RI Gelar RDP bersama Aswakada, Bahas Penguatan Tata Kelola Pemerintahan Daerah

Sementara itu, anggota tim pengabdian Unhas, Prof. Veni Hadju, M.Sc., Ph.D., menekankan bahwa program ini dirancang sebagai investasi kelembagaan jangka panjang. Tim Unhas telah menyiapkan cetak biru (blueprint) sistem untuk kurun waktu 5 hingga 10 tahun ke depan demi mewujudkan kemandirian lingkungan dan standar kesehatan komunal di pesantren.

Dalam pelatihan tersebut, para peserta dibekali dua materi praktis utama:

  • Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber & Pengomposan: Dipandu oleh Dr. Muhammad Asfar, STP., M.Si., materi ini melatih peserta memilah sampah sejak dari dapur, asrama, dan kelas, serta menyimulasikan teknik pengomposan cepat tanpa bau.

  • Biokonversi Maggot Black Soldier Fly (BSF): Dipandu oleh Muh. Fajaruddin Natsir, materi ini mengajarkan budidaya larva BSF untuk mereduksi sampah organik dalam volume besar secara cepat. Larva yang dihasilkan dapat menjadi pakan alternatif peternakan, sedangkan residunya menjadi pupuk organik.

Setelah pemaparan materi, seluruh peserta bersama fasilitator langsung melakukan praktik lapangan di lokasi TPS 3R Darul Istiqamah untuk memilah sampah, menyiapkan media maggot, dan mencampur bahan baku kompos.

Seminar Matano 2026 di Unhas, Ungkap Jejak Peradaban Awal Nusantara Melalui Riset Multidisiplin dan Belasan Ribu Arsip

Inisiatif ini juga dirancang untuk mendukung pencapaian komitmen global Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 11 (Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan) serta SDG 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab).

Pascapelatihan, tim dosen Unhas berkomitmen melakukan pendampingan intensif dan monitoring berkala. Program ini diharapkan dapat mentransformasi Pondok Pesantren Darul Istiqamah Maccopa menjadi role model atau percontohan pesantren hijau dan mandiri bagi lembaga pendidikan Islam lainnya di Sulawesi Selatan.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement