Trending News
Beranda » News » Reuni Pramuka di Kantor Jasa Raharja: Dari Jambore ke Meja Kolaborasi

Reuni Pramuka di Kantor Jasa Raharja: Dari Jambore ke Meja Kolaborasi

(Sebuah Catatan Perjalanan)

Makassar – Katalisnews.com – Pertemuan itu bermula dari nostalgia, namun berakhir dengan agenda yang jauh lebih serius.

Rabu sore, 13 Mei 2026, ruangan kepala kantor PT. Jasa Raharja Kantor Wilayah Sulawesi Selatan di Jalan DR. Sam Ratulangi, Makassar, berubah lebih hangat dari biasanya. Bukan karena cuaca — melainkan karena dua orang lama yang tak berjumpa selama tiga hingga empat tahun akhirnya berdiri berhadapan, saling melempar senyum.

Arny Irawati Tenriajeng, Kepala Kantor Wilayah PT. Jasa Raharja Sulawesi Selatan yang baru sebulan kembali ke Makassar usai ditugaskan di Bangka Belitung, menyambut rombongan PT. Lamataesso Mattappaa Perseroda Kabupaten Soppeng dengan antusias. Jabat tangan bergulir satu per satu, sebelum akhirnya ia kembali berdiri dekat dengan sosok yang paling ia kenal: Musdar Asman, Direktur Utama Perseroda Lamataesso.

“Saya sama Kakak Musdar ini adalah teman lama, kebetulan sama-sama anak Pramuka,” ujar Arny, yang akrab disapa Kakak Arny di lingkungan kepramukaan.

Soppeng dan Makassar Jadi Dua Daerah Pertama Raih WTP di Sulsel

Musdar membenarkan. Keduanya bukan sekadar alumni yang pernah memakai seragam cokelat-cokelat bersama. Mereka pernah bergerak dalam satu ritme — menjadi panitia Jambore Nasional, mengurus Raimuna dan Kwarda Pramuka Sulsel. Kini, takdir mempertemukan mereka kembali dalam kapasitas yang berbeda: satu memimpin BUMN penjamin keselamatan jalan raya, yang lain memimpin perusahaan daerah milik Kabupaten Soppeng.

Bukan Sekadar Silaturrahmi.
Kedatangan tim Perseroda yang dipimpin Musdar Asman memang semula berniat silaturrahmi — “curhat-curhatan,” kata salah satu peserta pertemuan dengan nada berkelakar. Namun, seperti yang sering terjadi di antara orang-orang yang saling percaya, obrolan hangat itu cepat meluncur ke persoalan yang lebih substantif.

Turut hadir dari Perseroda: Direktur Administrasi, Keuangan, dan Akuntansi Mawardi; Direktur Teknis dan Operasional Mabrur Mubaraq Asri; serta Sekretaris Perusahaan Akhmad Ramadhani. Dari pihak Jasa Raharja, Kepala Bagian Operasional Panji Wiratama dan Kasubag Iuran Wajib Eryan Syaftari mendampingi sang Kakanwil.

Di sela suasana akrab itu, Panji membuka satu tantangan yang langsung mengena. Bukan hanya soal kelengkapan dokumen operasional bus milik unit transportasi Perseroda yang perlu segera dibenahi — ia bahkan memperluas cakupannya.

“Jangankan pengelolaan bus, penyediaan kendaraan dinas untuk lingkup Pemerintah Daerah harus segera dipikirkan,” tegasnya.

Bukan Sekadar Fashion, Soppeng Berwastra 2026 dan Ambisi Generasi Muda Bumi Latemmamala

Sulsel Masuk Tiga Besar Kecelakaan Nasional.
Di balik suasana reuni yang hangat itu, ada satu fakta yang membuat ruangan sejenak berat.
Arny mengungkap data yang, menurutnya, sudah lama menjadi perhatian serius.

Sulawesi Selatan masuk dalam tiga besar nasional dalam hal tingkat kecelakaan berkendara di jalan raya. “Ada yang agak memprihatinkan khususnya daerah Sulsel ini. Ini menjadi perhatian kita semua untuk bagaimana menurunkan angka ini,” ujarnya.

Sebagai BUMN yang tugas pokoknya memberikan santunan asuransi bagi korban kecelakaan lalu lintas, Jasa Raharja tak bisa bekerja sendiri. Arny secara terbuka mengajak Perseroda untuk berkolaborasi dalam sosialisasi keselamatan berlalu lintas — sebuah tawaran yang disambut positif oleh rombongan Soppeng.

Lejja dan Peluang yang Menunggu
Satu isu lain yang mencuat adalah soal asuransi pengunjung di Taman Wisata Alam (TWA) Lejja, destinasi unggulan Kabupaten Soppeng yang dikenal dengan pemandian air panas di kaki Gunung Nene Conang. Peserta pertemuan sepakat: sudah saatnya perlindungan asuransi bagi wisatawan Lejja direalisasikan.

Selain menjadi kewajiban bagi pengelola tempat wisata, skema perlindungan ini diyakini akan mendongkrak prestise Lejja di mata pengunjung — bukti bahwa daerah ini serius menjaga keselamatan tamunya.

GPM GASPOL Adhyaksa : Kejari dan Pemkab Soppeng Bersekutu Hadang Inflasi Pangan

Pertemuan itu ditutup dalam kehangatan yang sama seperti saat ia dimulai. Namun yang dibawa pulang oleh rombongan Perseroda bukan sekadar kenangan reuni — melainkan peta jalan kolaborasi yang belum pernah tergambar sebelumnya. (Redaksi)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement