Peristiwa
Beranda » News » 101 kali donor darah, kasi humas polres soppeng raih penghargaan di HUT Bhayangkara ke-80

101 kali donor darah, kasi humas polres soppeng raih penghargaan di HUT Bhayangkara ke-80

Katalisnews.com – Soppeng – Ruang Pola Kantor Bupati Soppeng, Rabu siang, 1 Juli 2026, dipenuhi tepuk tangan ketika Kapolres Soppeng AKBP Aditya Pradana, S.I.K., M.I.K. memanggil satu nama ke depan podium, AKP H. Husain, S.Sos., S.H., M.H. Kepala Seksi Hubungan Masyarakat Polres Soppeng itu maju dengan langkah mantap, menerima piagam yang mengganjar sebuah angka yang tak biasa, 101 kali donor darah sukarela.

Penghargaan itu diserahkan oleh Wakil Bupati Soppeng, Ir. Selle KS Dalle kepada H. Husain yang merupakan satu-satunya anggota Polri yang bertugas di wilayah hukum Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan yg telah mencapai target lebih dari 100 kali di acara Syukuran Hari Bhayangkara ke-80.

Bagi banyak orang yang hadir, angka 101 mungkin sekadar statistik. Namun di baliknya tersimpan rentang waktu Empat Belas tahun, ratusan kali menyingsingkan lengan baju, dan satu keputusan yang terus-menerus diulang tanpa pernah benar-benar dirayakan sebagai prestasi oleh pelakunya sendiri.

“Saya mulai rutin donor darah sejak 2012, waktu masih bertugas di Makassar. Ada Dua jenis donor darah yg saya lakukan yaitu donor darah merah itu setiap Dua bulan sekali dan donor darah Apheresis (Trombosit) Dua minggu sekali,” kata Husain, mengenang titik awal kebiasaan yang kini menjadi bagian dari identitasnya. Sejak itu, donor darah bukan lagi kegiatan sesekali, melainkan ritme yang ia jaga di sela tugas sebagai aparat kepolisian.

BBPVP Makassar Lepas 75 Peserta Program Pemagangan ke Jepang 2026

Jika dihitung rata-rata, dalam kurun 14 tahun tersebut Husain mendonorkan darahnya setiap lima minggu sekali di Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Makassar. Bahkan ada masa-masa ia ingin melakukannya lebih sering, setiap dua minggu sekali, namun dokter yang memeriksanya kerap menahan niat itu demi menjaga kondisi tubuhnya sendiri.

Konsistensi semacam ini, di tengah kesibukan sebagai aparat penegak hukum, adalah yang membuat pencapaiannya terasa lebih dari sekadar angka.

“Donor darah ini bukan soal seberapa banyak yang bisa kita berikan sekali waktu, tapi soal seberapa lama kita mau terus memberi,” ujar Husain, menjelaskan filosofi sederhana yang ia pegang selama belasan tahun terakhir.

“Satu kantong darah yang kita berikan hari ini, bisa jadi adalah harapan hidup bagi orang lain esok hari. Saya berharap ini bisa jadi ajakan, khususnya bagi rekan-rekan di kepolisian dan masyarakat luas, bahwa berbagi itu tidak harus menunggu punya banyak, cukup punya niat dan kesehatan yang bisa disyukuri dengan membaginya.”

Pemrov Sulsel Menetapkan kawasan LP2B Seluas 660.638 Hektare, Terluas Di Sulawesi

Apresiasi datang dari Ketua PMI Kabupaten Soppeng, Ir. Selle KS Dalle. Dalam sambutannya, ia menyebut ketulusan dan konsistensi Husain selama 14 tahun sebagai contoh nyata pengabdian yang jarang ditemui.

“Ini merupakan kebanggaan bagi kita semua, khususnya institusi Kepolisian, apalagi tahun ini tema HUT Bhayangkara adalah ‘Polri Untuk Masyarakat’, dan komitmen ini terwujudkan melalui pengabdian serta dedikasi seorang aparat penegak hukum untuk kemanusiaan. Beliau pantas menjadi Duta Donor Darah,” ujar Selle KS Dalle.

Ia menambahkan bahwa apa yang dilakukan Husain semestinya tidak berhenti sebagai kisah personal semata, melainkan menjadi pemantik gerakan yang lebih luas.

“Kalau satu orang saja bisa konsisten selama 14 tahun tanpa gembar-gembor, bayangkan apa yang bisa terjadi jika semangat ini menular ke lebih banyak orang dan lebih banyak instansi. PMI Soppeng membuka tangan lebar-lebar bagi siapa pun yang ingin memulai langkah serupa melalui program: PMI Satukan Rasa, Satu Kantong Darah, Satu Rumah tidak perlu menunggu jadi ‘pahlawan’, cukup mulai dari kantong darah pertama. Selanjutnya, jika butuh darah, prioritas pertama yang dipilih jadi pendonor sebaiknya dari keluarga inti,” katanya.

Penghargaan bagi Husain menjadi salah satu penanda dalam rangkaian syukuran Hari Bhayangkara ke-80 di Soppeng, sekaligus pengingat bahwa pengabdian kepada masyarakat tak selalu tampil dalam bentuk tindakan besar dan sesaat.

Wabup Soppeng Hadiri Wisuda Hafizh II PPTQ Al-Imam Hafsh, Dua Santri Tuntaskan Hafalan 30 Juz

Sosok seperti beliau justru sangat dirindukan dan diharapkan masyarakat kita saat ini. “Aparat seperti pak Husain ini sejatinya harus mendapatkan perhatian dari Pemerintah khususnya lingkup Kepolisian, katakanlah bapak Kapolda Sulsel, agar para Champion berikutnya bisa lahir dan menularkan kebaikan sehingga citra Kepolisian di mata masyarakat segera kembali pulih. Ujar salah seorang peserta di acara Syukuran Bhayangkara.

Kadang, kebaikan hadir dalam bentuk yang jauh lebih sunyi, kesediaan seseorang untuk terus datang, kantong demi kantong, selama empat belas tahun dan mungkin masih akan berlanjut.

Redaksi

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement