Peristiwa
Beranda » News » BBPVP Makassar Lepas 75 Peserta Program Pemagangan ke Jepang 2026

BBPVP Makassar Lepas 75 Peserta Program Pemagangan ke Jepang 2026

Katalisnews.com – Makassar – Sebanyak 75 peserta Program Pemagangan ke Jepang Tahun 2026 resmi dilepas dalam sebuah seremoni yang berlangsung di Aula Syekh Yusuf, Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Makassar, Jalan Taman Makam Pahlawan, Kota Makassar, Selasa (14/7/2026).

Program ini merupakan hasil kolaborasi antara BBPVP Makassar, Yayasan LPK Shin Indonesia, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, sejumlah pemerintah kabupaten/kota, serta berbagai mitra industri.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Gubernur Sulawesi Selatan, jajaran Kementerian Ketenagakerjaan RI, para kepala daerah, dan mitra industri sebagai bentuk komitmen bersama dalam memperkuat pengembangan sumber daya manusia Indonesia.

Acara pelepasan diawali dengan sambutan dari perwakilan LPK Shin Indonesia, Hidayat Syarif. Ia mengungkapkan rasa syukur atas terlaksananya pemberangkatan 75 peserta tersebut setelah melalui proses seleksi dan pelatihan yang panjang.

Hidayat menegaskan bahwa keberangkatan ke Jepang bukan sekadar kesempatan bekerja, melainkan peluang bagi generasi muda untuk belajar dan membangun karakter.

Pemrov Sulsel Menetapkan kawasan LP2B Seluas 660.638 Hektare, Terluas Di Sulawesi

“Hari ini adalah titik awal perjalanan kalian. Jagalah nama baik keluarga, daerah, dan bangsa Indonesia. Jangan pernah berhenti belajar, jaga kesehatan, serta manfaatkan kesempatan ini untuk meraih masa depan yang lebih baik,” pesannya kepada para peserta.

Dalam sambutannya, Hidayat juga memaparkan perjalanan LPK Shin Indonesia sejak berdiri pada 2017. Selama kurang lebih sembilan tahun beroperasi, lembaga ini telah menjalin kerja sama dengan 11 asosiasi dan sekitar 251 perusahaan di Jepang. Tercatat sekitar 1.500 peserta telah diberangkatkan, dan sekitar 300 orang di antaranya telah kembali ke Indonesia dengan membawa pengalaman kerja serta keterampilan baru.

Program pemagangan ini merupakan wujud dukungan terhadap kebijakan pemerintah untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang unggul, produktif, dan berdaya saing global. Kegiatan ini sekaligus memperluas akses tenaga kerja Indonesia terhadap kesempatan kerja di pasar internasional, khususnya di Jepang.

Perwakilan Soppeng Bersyukur
Salah satu peserta asal Kabupaten Soppeng, Ilias, menyampaikan rasa syukur atas keberangkatannya mengikuti program pemagangan selama tiga tahun di Jepang. Ia berterima kasih kepada Bupati Soppeng H. Suwardi Haseng dan Wakil Bupati Ir. Selle KS Dalle serta Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Soppeng yang telah bekerja sama dengan LPK Shin Indonesia.

“Jangan takut untuk memulai, jangan ragu untuk mencoba. Selama kita percaya kepada Allah SWT, di situ juga Allah memberikan petunjuk, bahwasanya Fa inna ma’al ‘usri yusra, inna ma’al ‘usri yusra sesungguhnya di balik kesulitan pasti ada kemudahan,” ujar Ilias, mengutip ayat Al-Qur’an, sebagai motivasi bagi generasi muda yang ingin belajar sambil bekerja di Jepang.

Wabup Soppeng Hadiri Wisuda Hafizh II PPTQ Al-Imam Hafsh, Dua Santri Tuntaskan Hafalan 30 Juz

Ilias turut mengajak teman-teman dan adik-adiknya di Soppeng yang ingin mencari pengalaman kerja sekaligus belajar di Jepang untuk bergabung bersama LPK Shin Indonesia. Ia menyampaikan bahwa keberangkatannya tidak lepas dari doa orang tua dan keluarga, serta berharap dapat menjadi pribadi yang bermanfaat bagi diri sendiri, keluarga, dan sesama.

Berdasarkan data peserta, dari total 75 peserta yang diberangkatkan, Kota Makassar menyumbang jumlah terbanyak dengan 19 peserta, disusul Kabupaten Gowa dan Kota Palu masing-masing 6 dan 7 peserta, serta Kabupaten Soppeng dengan 6 peserta.

Para peserta akan ditempatkan di berbagai perusahaan mitra di Jepang dengan bidang pekerjaan yang beragam, mulai dari manufaktur, konstruksi, hingga peternakan.

Kegiatan pelepasan turut diisi dengan penandatanganan dokumen kerja sama antara BBPVP Makassar dan Yayasan LPK Shin Indonesia, serta prosesi simbolis pemasangan jaket dan pemberian paspor kepada perwakilan peserta oleh Gubernur Sulawesi Selatan.

Redaksi

Percepat Digitalisasi Transaksi Keuangan Daerah, Pemkab Soppeng Launching QRIS Retribusi Parkir dan Layanan Kebersihan

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement