Ekonomi
Beranda » News » Bupati Soppeng di Meja KADIN: Antara Latar Pengusaha dan Komitmen Investasi Daerah

Bupati Soppeng di Meja KADIN: Antara Latar Pengusaha dan Komitmen Investasi Daerah

Katalisnews.com – Makassar – Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Sulawesi Selatan menyelenggarakan forum informal bertajuk Tudang Sipulung dalam rangka mengawali perjalanan menuju Musyawarah Provinsi (Muprov) VIII KADIN Sulsel di kota Makassar, Sabtu (30/5/2026).

Ratusan peserta memenuhi ruangan, mulai dari pengurus Kadin, pelaku usaha, serta kepala daerah, termasuk Bupati Soppeng, H. Suwardi Haseng, SE menempati meja yang telah disiapkan oleh panitia.

Muprov VIII sendiri baru akan digelar sepekan lebih ke depan, tepatnya 12-14 Juni 2026 di Bulukumba. Namun konsolidasi sudah dimulai jauh hari. Tudang Sipulung ini berfungsi sebagai ruang pemanasan, tempat peta kepentingan dibaca, posisi ditegaskan, dan jaringan dipererat.

Wajah-wajah kepala daerah terlihat memenuhi forum. Wali Kota Palopo Naili Trisal, Bupati Luwu Utara Andi Abdullah Rahim, Bupati Kepulauan Selayar Natsir Ali, hingga Wakil Bupati Bantaeng Sahabuddin, semuanya hadir.

Suasana hangat Tudang Sipulung KADIN Sulsel, nampak Bupati Soppeng, H. Suwardi Haseng, SE,. menyempatkan berfoto bersama Ketua Umum KADIN Sulsel H. Andi Irwan Darmawan Aras, SE., M.Si,. Yang lebih dikenal dengan AIA yang juga merupakan Anggota DPR RI Fraksi Gerindra.

Kehadiran mereka bukan seremonial semata, ini sinyal bahwa urusan ekonomi daerah semakin tak bisa dipisahkan dari jejaring dunia usaha.

WAKIL BUPATI SOPPENG HADIRI PENCANANGAN SENSUS EKONOMI 2026 SULAWESI SELATAN

Di tengah forum, Ketua KADIN Sulsel Andi Iwan Darmawan Aras angkat bicara. Ia mendorong kader-kader terbaik organisasi untuk berani tampil dalam kontestasi kepemimpinan pada Muprov VIII. Pesan itu bergema, KADIN bukan sekadar wadah, melainkan kekuatan penggerak ekonomi regional yang harus dipimpin orang-orang terbaik.

Suwardi Haseng bukan tamu biasa di forum semacam ini. Sebelum menjabat bupati, ia lebih dikenal sebagai pengusaha energi hilir dengan jaringan yang merentang lintas kabupaten. Kaki kanannya di pemerintahan, kaki kirinya di dunia usaha, dan KADIN adalah jembatan di antara keduanya.

“KADIN memberikan manfaat besar bagi daerah seperti Soppeng, terutama dalam membuka akses jejaring usaha, mendorong investasi, serta memperkuat kapasitas pelaku usaha lokal,” katanya.

Pengurus KADIN Sulsel bersama sejumlah Kepala Daerah di Sulsel foto bersama usai penyelenggaraan acara Tudang Sipulung KADIN di kota Makassar.

Suwardi menyampaikan di depan forum bahwa Soppeng terbuka untuk bisnis. Perizinan dipermudah, kepastian hukum dijamin, iklim usaha dijaga kondusif.

“Melalui kolaborasi bersama KADIN Sulawesi Selatan, kami optimistis sektor pertanian, peternakan, UMKM, dan pariwisata berbasis potensi lokal dapat tumbuh lebih cepat dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.

Refleksi Harlah Pancasila 2026: Menegaskan Persatuan Sebagai Fondasi Berbangsa dan Bernegara

Di titik itulah Suwardi menemukan perannya yang paling pas, bukan hanya sebagai pejabat yang hadir memenuhi undangan, tetapi sebagai penghubung antara kebijakan daerah dan denyut ekonomi yang terus bergerak.

Penulis: Rehan

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement