Pendidikan
Beranda » News » Bupati Soppeng Ultimatum Kontraktor: Gedung Permanen Sekolah Rakyat Harus Tuntas, 270 Siswa Baru Menanti

Bupati Soppeng Ultimatum Kontraktor: Gedung Permanen Sekolah Rakyat Harus Tuntas, 270 Siswa Baru Menanti

Katalisnews.com – Soppeng – Bupati Soppeng H. Suwardi Haseng melayangkan peringatan tegas kepada kontraktor pelaksana pembangunan gedung permanen Sekolah Rakyat Terintegrasi 64 Soppeng agar menyelesaikan seluruh pekerjaan tepat waktu. Jika diperlukan, jumlah tenaga kerja di lapangan harus digandakan dua kali lipat demi memastikan gedung siap ditempati sebelum tahun ajaran baru 2026/2027 dimulai.

Penegasan itu disampaikan Bupati Suwardi dalam sambutannya pada acara Open House Satu Tahun Perjalanan Sekolah Rakyat sekaligus Penerimaan Siswa Baru, yang digelar di Kabupaten Soppeng, Kamis (19/6/2026). Acara turut dihadiri Wakil Bupati Ir. Selle KS Dalle, unsur Forkopimda, kepala OPD, pimpinan BUMN/BUMD, serta ratusan orang tua calon siswa baru.

Urgensi penyelesaian gedung itu kian mendesak karena sebanyak 270 calon siswa baru telah siap menyongsong tahun ajaran 2026/2027. Mereka terdiri dari 90 siswa jenjang SD Rakyat, 90 siswa SMP Rakyat, dan 90 siswa SMA Rakyat yang semuanya akan menempati gedung permanen di kawasan Lempa, Kelurahan Lalabata Rilau, Kecamatan Lalabata.

Bupati Soppeng, H. Suwardi Haseng di kerumuni siswa-siswi Sekolah Rakyat Terpadu 64 Soppeng saat menghadiri Open House Setahun Sekolah Rakyat di jalan Samudera, Watansoppeng. 

“Pendidikan adalah hak dasar yang mutlak bagi seluruh masyarakat, dan merupakan kewajiban negara untuk menyediakannya tanpa terkecuali,” tegas Suwardi di hadapan para hadirin.

Bupati juga mengingatkan bahwa keberhasilan Soppeng masuk dalam gelombang pertama penyelenggara Sekolah Rakyat bukan pencapaian kecil. Pada 15 Agustus 2025, Kabupaten Soppeng resmi ditetapkan pemerintah pusat sebagai satu dari 165 kabupaten/kota pertama penyelenggara program tersebut dari total 514 kabupaten/kota di seluruh Indonesia.

BBPVP Makassar Lepas 75 Peserta Program Pemagangan ke Jepang 2026

Dalam kesempatan itu, Suwardi menyampaikan apresiasi kepada Presiden RI Prabowo Subianto beserta jajaran Menteri Sosial, Menteri PUPR, dan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah atas dukungan kebijakan dan perhatian besar terhadap pendidikan di daerah. Pemerintah Kabupaten Soppeng, tegasnya, berkomitmen penuh mengawal dan membesarkan Sekolah Rakyat agar kelak menjadi role model pendidikan inklusif berkeadilan di Sulawesi Selatan, bahkan di tingkat nasional.

Kepada para siswa baru, Suwardi berpesan agar menjadikan Sekolah Rakyat sebagai rumah kedua untuk belajar, bermain, dan menggapai cita-cita. Sementara kepada guru, pamong, dan pengelola, ia menitipkan tanggung jawab besar untuk mendidik dengan hati demi membentuk generasi emas Soppeng yang cerdas dan berakhlak mulia.

Saat ini kegiatan belajar mengajar masih berlangsung di gedung rintisan. Namun dengan target 270 siswa baru yang akan segera bergabung, penyelesaian gedung permanen di Lempa menjadi prioritas yang tidak bisa ditawar.

Sekolah Rakyat Terintegrasi 64 Soppeng digadang-gadang menjadi instrumen strategis dalam memutus rantai kemiskinan antargenerasi melalui pendidikan berasrama penuh tanpa biaya, tanpa hambatan bagi anak-anak dari keluarga Desil 1 dan Desil 2.

Penulis: Zilzal

Lagi! Polri Tunjuk UMI Makassar Tingkatkan Kualifikasi Akademik Personel Reskrim

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement