Pendidikan
Beranda » News » Setahun Sekolah Rakyat Soppeng: Ratusan Anak Miskin Ekstrem Kini Punya Akses Pendidikan Berkualitas

Setahun Sekolah Rakyat Soppeng: Ratusan Anak Miskin Ekstrem Kini Punya Akses Pendidikan Berkualitas

Katalisnews.com – Soppeng – Kabupaten Soppeng mencatat pencapaian signifikan dalam sektor pendidikan. Satu tahun setelah program Sekolah Rakyat mulai berjalan, ratusan anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem kini menikmati pendidikan berasrama penuh tanpa biaya, sebuah terobosan yang menempatkan Soppeng sebagai salah satu daerah percontohan program nasional tersebut di Sulawesi Selatan.

Dari 24 kabupaten/kota di Sulawesi Selatan, Soppeng termasuk dalam gelombang pertama yang berhasil mengakses program strategis pemerintah pusat ini. Keberhasilan itu bukan datang tiba-tiba. Di baliknya terdapat serangkaian langkah persiapan yang dimulai sejak 2025, ketika Pemerintah Kabupaten Soppeng bergerak cepat memenuhi persyaratan yang ditetapkan Kementerian Sosial, termasuk penyediaan lahan minimal lima hektare sebagai syarat utama.

Pada April 2025, Wakil Bupati Soppeng Ir. Selle KS Dalle memimpin rapat koordinasi khusus guna merancang strategi pemenuhan persyaratan tersebut. Dua bulan kemudian, tim verifikasi dari Kemensos turun langsung meninjau sejumlah lokasi yang diusulkan pemerintah daerah, sebelum akhirnya menetapkan kawasan Lempa, Kelurahan Lalabata Rilau, Kecamatan Lalabata, sebagai lokasi pembangunan Sekolah Rakyat Terintegrasi 64.

Memasuki tahun ajaran 2025/2026, program ini mulai menerima peserta didik. Seluruh kebutuhan dasar siswa mulai dari tempat tinggal, makan, hingga perlengkapan belajar ditanggung sepenuhnya oleh pemerintah, menjadikan program ini sebagai salah satu intervensi paling komprehensif dalam upaya pemutusan rantai kemiskinan antargenerasi melalui jalur pendidikan.

Lagi! Polri Tunjuk UMI Makassar Tingkatkan Kualifikasi Akademik Personel Reskrim

Tonggak penting berikutnya terjadi pada 12 Januari 2026, ketika Presiden Republik Indonesia secara resmi meluncurkan Program Sekolah Rakyat Tahun 2026 secara nasional sekaligus menandai peletakan batu pertama pembangunan fisik sekolah permanen di berbagai daerah, termasuk Soppeng.

Hingga pertengahan Juni 2026, progres konstruksi Sekolah Rakyat Soppeng dilaporkan telah mencapai sekitar 80 persen dan ditargetkan tuntas sebelum tahun ajaran baru dimulai.

Bupati Soppeng H. Suwardi Haseng menegaskan bahwa program ini bukan sekadar proyek infrastruktur pendidikan, melainkan investasi jangka panjang bagi kualitas sumber daya manusia daerah.

“Sekolah Rakyat adalah kesempatan nyata bagi anak-anak kita yang selama ini terkendala keterbatasan ekonomi untuk tetap bisa bermimpi dan meraih pendidikan terbaik,” ujar Suwardi.

Keberhasilan Soppeng masuk dalam gelombang awal penerima program ini tidak lepas dari sinergi antara Bupati Suwardi Haseng dan Wakil Bupati Selle KS Dalle dalam memastikan seluruh persyaratan administratif dan teknis terpenuhi tepat waktu. Koordinasi lintas sektor yang terstruktur menjadi kunci daerah ini mampu bersaing dengan puluhan kabupaten/kota lain di Sulawesi Selatan.

Pemrov Sulsel Menetapkan kawasan LP2B Seluas 660.638 Hektare, Terluas Di Sulawesi

Program Sekolah Rakyat diharapkan tidak hanya meningkatkan angka partisipasi pendidikan di Soppeng, tetapi juga menjadi instrumen struktural dalam memutus lingkaran kemiskinan yang kerap diwariskan dari satu generasi ke generasi berikutnya.

Penulis: Zilzal 

Editor: Matawardi

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement