Katalisnews.com – Soppeng – Menjelang momen Hari Raya Idul Adha 1447 H, Pemerintah Kabupaten Soppeng menggelar High Level Meeting (HLM) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Soppeng, Selasa, (12/5/2026). Rapat tingkat tinggi ini berlangsung di Ruang Rapat Pimpinan Kantor Bupati Soppeng, Jalan Salotungo, Kelurahan Lalabata Rilau, Kecamatan Lalabata.
Bukan sekadar rapat biasa. HLM kali ini dirangkai dengan dua agenda strategis sekaligus, pertemuan Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) dan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD).
Ketiganya bergabung dalam satu forum dengan satu tujuan besar: memastikan masyarakat Soppeng bisa menikmati momen hari besar dengan harga pangan yang stabil dan layanan keuangan yang semakin mudah dijangkau.

Waspadai Lonjakan Harga Jelang Lebaran
Bupati Soppeng, H. Suwardi Haseng, saat membuka HLM menegaskan pentingnya fokus pada tiga hal utama: strategi pengendalian harga pangan, pemantauan ketat harga bahan pokok, dan langkah-langkah strategis TPID menghadapi potensi lonjakan menjelang Idul Adha.
Pengalaman tahun-tahun sebelumnya menunjukkan bahwa harga sejumlah komoditas pangan mulai dari daging sapi hingga bumbu dapur kerap melonjak tajam di sekitar hari besar keagamaan. TPID hadir sebagai “penjaga gawang” agar kenaikan itu tetap terkendali dan tidak membebani masyarakat.
Era Baru: Bayar Cukup Pindai QRIS
Sementara itu, Wakil Bupati Soppeng, Ir. Selle KS Dalle, pada kesempatan yang sama, menyoroti pentingnya mendorong digitalisasi keuangan di daerah. Salah satu ujung tombaknya adalah penggunaan QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) dalam transaksi sehari-hari.
QRIS adalah standar kode QR nasional yang diluncurkan Bank Indonesia. Dengan QRIS, satu kode QR bisa dipindai oleh berbagai aplikasi e-wallet maupun mobile banking, dari OVO, GoPay, hingga aplikasi perbankan daerah. Caranya pun sederhana: pindai, masukkan nominal, konfirmasi dengan PIN, dan transaksi selesai. Notifikasi langsung masuk ke ponsel.
“Ini bukan soal teknologi semata. Ini soal kemudahan dan keamanan bertransaksi bagi seluruh warga Soppeng,” demikian pesan yang menguat dalam forum tersebut.

Siapa Saja yang Hadir?
Forum bergengsi ini dihadiri oleh jajaran Forkompimda Soppeng, termasuk Kapolres, Dandim 1423, dan Kajari. Turut hadir pula Pj. Sekretaris Daerah, anggota DPRD, sejumlah kepala OPD lingkup Pemerintah Daerah Soppeng, Badan Pusat Statistik (BPS), BRI Cabang Soppeng, Bank Sulselbar Cabang Soppeng, serta BUMD PT. Lamataesso Mattappaa.
Kehadiran lintas sektor ini menegaskan bahwa pengendalian inflasi dan percepatan digitalisasi bukan urusan satu instansi — melainkan kerja bersama seluruh ekosistem pemerintahan dan keuangan daerah.
Penulis: Rehan


Komentar